×

Owner / Author / Admin / etc

    Rahman NM    

"Pada halaman web ini saya akan membagikan informasi informasi menarik seputar Anime, Manga, Game, Film, dan juga berbagai tips-tips menarik lainnya."

Aplikasi Close Contact Detector Diklaim Cegah Penularan Corona Di Tiongkok

Aplikasi Close Contact Detector Diklaim Cegah Penularan Corona Di Tiongkok

Ada banyak cara yang bisa dilakukan seseorang atau pihak – pihak tertentu untuk berusaha melawan penyebaran virus corona. Ada sejumlah orang atau pihak telah melakukan pencegahan melalu tindakan yang umum sesuai anjuran pihak medis. Namun tak sedikit juga yang mengindahkan anjuran pemerintah atau pihak medis demi terhindar dari ancaman virus corona. Baru – baru ini ada kabar dari tempat asal virus mematikan ini yang cukup viral, Pemerintah Tiongkok Pemerintah berusaha menanggulangi wabah corona dengan meluncurkan aplikasi yang bernama “Close Contact Detector”.  Menurut kabarnya Aplikasi ini dikembangkan oleh pihak pemerintah Tiongkok dengan China electronics Technology Group Corp (CETC). Menurut informasinya aplikasi ini diklaim mampu mengindikasikan status kesehatan seseorang ketika pengguna melakukan pertukaran data dengan seseorang tersebut. Hal ini berarti bahwa pengguna dapat mengetahui kondisi seseorang apakah tengah mengidap virus corona atau tidak.  

Pemerintah Tiongkok terbantu dengan aplikasi Close Contact Detector
Selama ini untuk menyediakan informasi yang akurat, pihak CETC hanya mengandalkan data dari sejumlah lembaga pemerintah misalnya Komisi Kesehatan Nasional, Kementrian Transportasi, Komisi Kereta Api Tiongkok dan Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok. Dengan adanya aplikasi Close Contact detector sejumlah pihak menjadi terbantu terutama pemerintah Tiongkok. Menurut laporan agensi berita Xinhua, Aplikasi ini sudah dirilis sejak Sabtu, 15 Februari 2020 kemarin. Agar dapat menggunakannya hanya perlu memindai atau Scanning Quick Response (QR) code pada aplikasi WeChat, Alipay atau QQ. Kemudian setelah itu para pengguna dapat melakukan tahap registrasi dengan memasukkan data diri seperti nama lengkap, nomor ponsel, dan nomor identitas (KTP) pada aplikasi tersebut. Hal ini untuk melacak lokasi orang tersebut di masa lalu yang dikaitkan dengan pengguna aplikasi lainnya.
Setelah itu, aplikasi ini akan memberitahu siapa saja yang telah berdekatan dengan mereka, termasuk yang telah terpapar virus covid-19. Diketahui bahwa aplikasi ini diklaim mampu mengidentifikasi hingga tiga identitas sekaligus yang telah berdekatan. Meskipun pemerintah Tiongkok terkenal dengan menerapkan pengawasan tingkat tinggi pada privasi data warganya, namun aplikasi ini mendapat respons yang bagus. Menurut salah seorang pengacara kepada perusahaan teknologi di Hongkong pada sebuah firma Hukum DLA Piper Carolyn Bigg mengatakan pendapatnya bahwa hal ini merupakan salah satu contoh pemanfaatan data dengan baik. Asalkan dilakukan secara transparan, dengan persetujuan sejumlah pihak di mana diperlukan.

Aplikasi Close Contact Detector Melanggar Hak Privasi Seseorang
Aplikasi ini sebenarnya lebih ditujukan untuk para staf medis, lalu penumpang dan kru transportasi umum. Hal ini karena kemungkinan melakukan kontak langsung dengan pengidap virus corona lebih besar ketimbang masyarakat umum lainnya. Sedangkan menurut Pemerintah Tiongkok, aplikasi ini sangat tepat sasaran pada warganya yang melakukan aktivitas bersama seperti bekerja di satu ruangan, seseorang dari anggota keluarga yang pernah mengalami kontak langsung dengan pengidap dan para pengguna transportasi umum.  
Dari pihak Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok memberikan contoh misalnya dalam perjalanan via pesawat. Para penumpang yang duduk berbaris dan tiga baris di depan dan tiga di belakang dinilai berada dalam kontak dekat dengan orang terinfeksi corona. Maka saat itulah Aplikasi ini bisa dipergunakan para pengguna demi menjaga diri mereka dari ancaman tertular corona. Meskipun banyak tuai respon positif dengan hadirnya aplikasi ini, namun tidak sedikit juga yang merasa keberatan dengan aplikasi Close Contact Detector ini. Ada sumber yang mengatakan bahwa Aplikasi ini sempat dianggap mengerikan oleh beberapa orang yang takut mengetahui hasil dari aplikasi tersebut. Selain itu ada kemudahan lain bagi Pemerintah Tiongkok yaitu Aplikasi dapat menunjukan data-data masyarakat untuk digunakan pemerintah dalam mengatasi virus corona.
Sebenarnya langkah dari pihak pemerintah Tiongkok dalam memerangi penyebaran virus Corona dengan menggunakan alat teknologi seperti ini bukan yang pertama kalinya. Terutama dalam upaya untuk mengendalikan wabah penularan virus corona, misalnya pemerintah Tiongkok juga sudah melakukannya penanganan covid-19 dengan bantuan Drone untuk menginformasikan kepada warga sekitar area penyebaran virus covid-19.

Creativity of codes and exploiting, with code we can do something fun.
Facebook Instagram Twitter
Show Comments!
Hide comments

1 Response to "Aplikasi Close Contact Detector Diklaim Cegah Penularan Corona Di Tiongkok"

Kebijakan berkomentar :

Berkomentarlah dengan tata bahasa yang baik, agar orang tau sebijak apa karakter anda melalui kata-kata,

Silahkan berkomentar apapun selagi masih berhubungan dengan halaman postingan ini,

Dilarang berkomentar menggunakan Link Aktif,

Centang Notife Me agar mendapatkan notifikasi balasan komentar admin melalui Email.

  1. Wah semakin canggih ya jaman sekarang, dengan aplikasi saja dapat mencegah penularan corona #staysave ya teman teman

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

© Copyright 2020 Anirock Site - All Rights Reserved Created With